Sabtu, 30 April 2011

BELAJAR FENG SHUI (PART 1 LOKASI RUMAH)


Saat ingin membangun rumah, hal yang paling penting adalah faktor pemilihan lokasi. Karena lokasi yang tepat akan mendatangkan keuntungan dan kemakmuran bagi penghuninya. Adapun beberapa tips dalam memilih lokasi rumah antara lain :

Pilih lokasi rumah dengan lingkungan yang penuh aspek positif
Yang dimaksud aspek positif adalah aspek yang membawa kenyamanan bertempat tinggal di rumah. Dalam arsitektur, aspek positif ini dapat berupa ketersediaan sarana dan prasarana rumah serta kedekatan dengan fasilitas-fasilitas umum dan sosial. Contohnya seperti adanya pepohonan di sekitar rumah, dekat sekolah, sarana ibadah, toko-toko, dan lain sebagainya. Tetapi jangan dekatkan lokasi rumah dengan pabrik, pom bensin, pemakaman, pemadam kebakaran atau tempat pembuangan sampah karena merupakan aspek negatif. Pabrik dan tempat pembuangan sampah dapat menimbulkan polusi, sedangkan pom bensin dan pemadam kebakaran merupakan tempat-tempat yang senantiasa ramai sehingga dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.

Hindari lokasi rumah di depan rumah sakit atau pada lahan bekas rumah sakit
Menurut Feng Shui, lahan yang sebelumnya merupakan bekas rumah sakit banyak mengandung energi orang yang sakit atau meninggal. Sementara jika ditinjau secara logis, lokasi tersebut dikatakan kurang baik karena merupakan tempat kuman dan bibit penyakit berada.

Hindari lokasi rumah yang sebelumnya merupakan bekas rumah duka
Dalam Feng Shui, lokasi rumah yang pernah digunakan sebagai rumah duka banyak menampung energi duka cita. 

Hindari lokasi rumah yang sebelumnya merupakan bekas makam
Lokasi bekas makam dianggap kurang baik karena dapat menyebabkan gangguan hantu. Gangguan hantu tentu kurang logis, tetapi yang dimaksudkan disini bisa jadi hanya merupakan sugesti yang berbau-bau mistis kepada penghuni sehinngga akan menimbulkan ketidaknyamanan.

Hindari lokasi rumah yang sebelumnya merupakan bekas rumah jagal
Menurut Feng Shui, lokasi ini menampung energi ketakutan dan putus asa. Secara logis, bekas rumah jagal dianggap tidak baik karena limbah yang dihasilkan tempat tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Pilih lahan tanpa penghalang (terbuka luas) yang lebih rendah di depan dan lebih tinggi di belakang
Bentuk lahan yang berkontur seperti ini dapat memudahkan aliran angin untuk penghawaan ke dalam rumah sehingga rumah pun akan senantiasa terasa segar.

Hindari lokasi rumah yang sebelumnya merupakan bekas tempat ibadah
Tempat ibadah merupakan tempat yang suci, sakral, dan dianggap agung. Oleh karena itu, secara logis di lokasi tersebut kurang pas jika digunakan untuk aktivitas rumah tangga yang terdiri dari beraneka ragam sifat dan karakter mulai dari aktivitas yang bersih hingga aktivitas yang kotor.

Hati-hati dengan lokasi rumah di dekat sungai
Jika posisi sungai lebih tinggi dari bangunan maka lokasi ini dianggap kurang baik. Selain itu, arah aliran sungai yang mencekung ke dalam dianggap tidak baik. Sehingga posisi dari sungai itulah yang mempengaruhi baik atau tidaknya pemilihan lokasi sebuah rumah.

Sumber :
Wicaksono, Andie.2009.125 Tips Praktis Feng Shui Rumah Tinggal. Jakarta : Griya Kreasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar